Senin, 01 Januari 2018

Perlunya Komitmen Dalam Pacaran

­_Hai sahabat blogger_

Kali ini aldi mau berbagi pendapat aldi soal pacaran. Haa uda pada tau pastinya kan soal pacaran.

Berbicara soal pacaran,pasti nya kalian sudah pernah ngalami apa namanya pacaran. Bohong ni kalau ada yang bilang belum pernah pacaran :v. Sebenernya apa tujuan kalian pacaran ? apa Cuma untuk gaya – gayaan ? atau kebutuhan ? :v (ya elah kebutuhan lebih penting beras kali yang bakal diubah jadi nasi dan dimakan deh :v hehe). Emang mamak kalian uda ngizini pacaran ? Gimana dengan ayah kalian ?  hayoo :v . Kalau yang sudah lebih baik mah nikah :v (nikah aja ni :v ) nah kalau yang belum gimana ? (siap siap kenak repet la ya :v. Dan kalian pasti juga ngerasain yang namanya pasang surut hubungan itu ? iya kan ? Dimana kalian ngerasain bosan, lelah, yang dipertanyakan itu – itu aja , iya kah ?. Kalau soal seperti itu yang dihadapi coba balik ke komitmen awal pacaran. Pasti punya kan komitmen pacaran gak mungkin kalian gak punya komitmen, karna menurut aldi ini yang dibutuhkan di pacaran, gunanya apa yaa buat ngantisipasi hal yang seperti itu bosan, jadi kalian bakal mikir buat apa pacaran jika ujung – ujung nya putus karna bosan. Iya gak ?. Itu jika kalian lagi ngadahapin hal yang sulit dari pacaran. Dan jika kalian lagi ngalami  hal yang senang dalam pacaran, kalian bakal senang nauzubillah sampe sampe ngerasa dunia ini milik berdua ( mantappp :v).

Namun dalam pacaran bukan hanya mikiri senang nya tapi harus mikir susahnya bakal sampe ke hal terburuk sekalian (putus). Tidak semua yang berbau pacaran bakalan berakhir di jenjang pernikahan, buktinya ada yang uda pacaran 8 tahun tapi akhirnya ditinggal nikah. Kan sedih ..... bahkan ada yang baru pacaran 1 bulan uda putus juga dan galau nya itu ngelebihi yang 8 tahun. ( ini ane tau siapa orang nya wkwkw :v ). Pacaran itu gak Cuma main main. Kalau kalian sayang sama dia, buat dia nyaman , buat dia yakin kalau kalian beneran sayang, memang mengatakan lebih mudah daripada melakukan, gak segampang membalikkan kedua tangan. Tapi memang seperti itu lah, tak perlu dengan hal hal mewah untuk membuat nya senang, cukup dengan hal hal yang sederhana saja, yang akan membuat dia mengingat mu dengan satu kejadian yang kamu berikan padanya, cukup satu. Pacaran juga memiliki resiko yang harus kita tanggung. Misalnya disaat berpisah, mungkin karna faktor dari luar ataupun dalam entah bosan, lelah, orang tua (karna gak ngizinin pacaran ). Karna ketika kalian pacaran kalian harus mikir sampai ke hal terburuknya.

Dan apa yang akan kalian lakukan ? apa hanya berdiam diri, menutup diri, mendengarkan lagu melow, menangis ,bertahan dengan waktu dan berharap kembali seperti dulu atau melupakannya ?. Kalian la yang menentukannya apa yang kalian pilih, karna pilihan kalian yang akan menentukan apa yang akan kalian lakukan dan berdasarkan hati kecil kalian karna hati kecil juga berperan dalam hal ini dan siap  untuk menanggung resikonnya dan jika kalian memilih bertahan ( galmov =gagal move on, itu lah ya nama keren nya :v) dan menunggu , sampai kapan kalian akan menunggu itu semua, sampai dia memiliki pengganti ?. Bertahan dan  Menunggu bukan lah hal yang muda, membutuhkan kesabaran yang ekstra jika kalian ingin melakukannya. Dan jika kalian lelah berarti kalian harus siap untuk melupakannya. Bukan karna kalian tak sayang padanya hanya saja menunggu bukan lah segalanya, buat apa menunggu untuk seseorang yang belum pasti, jika akhirnya kalian dikecewakan ?. Biarkan waktu yang akan mendampingi mu untuk merubahnya. Karna waktu yang dapat memahami mu dimana kau harus berhenti dan dimana kau harus melangkah. Walaupun kalian harus berpisah tapi itu bukan akhir dari segalanya, bukan dimana kalian harus menutup diri kalian, tidak mengenal dunia luar  (dalam artian lingkungan sekitar hanya berdiam diri disuatu tempat misal : kamar tidur).

Tapi itu dimana lembar baru dibuka dengan orang orang yang baru dan dimana roda kehidupan berputar dimana titik balik kalian dan tidak hanya berdiam tempat. Dan  menjadi pelajaran agar kedepannya menjadi lebih baik dan tidak jatuh untuk kedua kalinya. Jika kalian pacaran maka kalian akan ngerasa lebih di hadapan pacar kalian, lebih diperhatikan ada yang ngingatin buat ini itu, tapi harus ada batasannya jangan malah jadi over protektif kadang hal yang seperti itu yang memulai pertengkaran didalam suatu hubungan , jadi motivasi kalian (misal : dalam hal belajar :v karna uda ngerasain wkwkw dan terbukti kok :v ) jangan jadikan pacaran itu yang bersifat negatif kan ketika kalian melakukan sesuatu pasti memiliki sisi negatif dan juga sisi positif kalian hanya perlu mengambil sisi positifnya saja. Dan pacaran juga bukan sebagai ajang panggil kata “sayang” aja tetapi dimana kalian dapat meminta saran dan kritikan terhadap kalian yang bersifat membangun misal : dalam hal pemilihan PTN atau hal hal lainnya, jadi bukan Cuma ajang sayang sayangan, bisa juga kalian menceritakan keluh kesah kalian dan pasti nya pasangan kalian akan memberikan tanggapan terhadap keluh kesah yang kalian alami.

Sekian cerita aldi kali ini, semoga berguna dalam kalian menjalani hubungan dengan pasangan kalian
_Terima kasih _

0 komentar:

Posting Komentar