_Hai sahabat
blogger_
Kali
ini aldi mau berbagi pendapat aldi soal pacaran. Haa uda pada tau pastinya kan
soal pacaran.
Berbicara
soal pacaran,pasti nya kalian sudah pernah ngalami apa namanya pacaran. Bohong ni
kalau ada yang bilang belum pernah pacaran :v. Sebenernya apa tujuan kalian
pacaran ? apa Cuma untuk gaya – gayaan ? atau kebutuhan ? :v (ya elah kebutuhan
lebih penting beras kali yang bakal diubah jadi nasi dan dimakan deh :v hehe). Emang
mamak kalian uda ngizini pacaran ? Gimana dengan ayah kalian ? hayoo :v . Kalau yang sudah lebih baik mah
nikah :v (nikah aja ni :v ) nah kalau yang belum gimana ? (siap siap kenak
repet la ya :v. Dan kalian pasti juga ngerasain yang namanya pasang surut hubungan
itu ? iya kan ? Dimana kalian ngerasain bosan, lelah, yang dipertanyakan itu –
itu aja , iya kah ?. Kalau soal seperti itu yang dihadapi coba balik ke
komitmen awal pacaran. Pasti punya kan komitmen pacaran gak mungkin kalian gak
punya komitmen, karna menurut aldi ini yang dibutuhkan di pacaran, gunanya apa
yaa buat ngantisipasi hal yang seperti itu bosan, jadi kalian bakal mikir buat
apa pacaran jika ujung – ujung nya putus karna bosan. Iya gak ?. Itu jika
kalian lagi ngadahapin hal yang sulit dari pacaran. Dan jika kalian lagi ngalami hal yang
senang dalam pacaran, kalian bakal senang nauzubillah sampe sampe ngerasa dunia
ini milik berdua ( mantappp :v).
Namun
dalam pacaran bukan hanya mikiri senang nya tapi harus mikir susahnya bakal
sampe ke hal terburuk sekalian (putus). Tidak semua yang berbau pacaran bakalan
berakhir di jenjang pernikahan, buktinya ada yang uda pacaran 8 tahun tapi
akhirnya ditinggal nikah. Kan sedih ..... bahkan ada yang baru pacaran 1 bulan
uda putus juga dan galau nya itu ngelebihi yang 8 tahun. ( ini ane tau siapa
orang nya wkwkw :v ). Pacaran itu gak Cuma main main. Kalau kalian sayang sama
dia, buat dia nyaman , buat dia yakin kalau kalian beneran sayang, memang
mengatakan lebih mudah daripada melakukan, gak segampang membalikkan kedua
tangan. Tapi memang seperti itu lah, tak perlu dengan hal hal mewah untuk
membuat nya senang, cukup dengan hal hal yang sederhana saja, yang akan membuat
dia mengingat mu dengan satu kejadian yang kamu berikan padanya, cukup satu. Pacaran
juga memiliki resiko yang harus kita tanggung. Misalnya disaat berpisah,
mungkin karna faktor dari luar ataupun dalam entah bosan, lelah, orang tua
(karna gak ngizinin pacaran ). Karna ketika kalian pacaran kalian harus mikir
sampai ke hal terburuknya.
Dan
apa yang akan kalian lakukan ? apa hanya berdiam diri, menutup diri,
mendengarkan lagu melow, menangis ,bertahan dengan waktu dan berharap kembali
seperti dulu atau melupakannya ?. Kalian la yang menentukannya apa yang kalian
pilih, karna pilihan kalian yang akan menentukan apa yang akan kalian lakukan
dan berdasarkan hati kecil kalian karna hati kecil juga berperan dalam hal ini
dan siap untuk menanggung resikonnya dan
jika kalian memilih bertahan ( galmov =gagal move on, itu lah ya nama keren nya
:v) dan menunggu , sampai kapan kalian akan menunggu itu semua, sampai dia
memiliki pengganti ?. Bertahan dan Menunggu bukan lah hal yang muda, membutuhkan
kesabaran yang ekstra jika kalian ingin melakukannya. Dan jika kalian lelah
berarti kalian harus siap untuk melupakannya. Bukan karna kalian tak sayang
padanya hanya saja menunggu bukan lah segalanya, buat apa menunggu untuk
seseorang yang belum pasti, jika akhirnya kalian dikecewakan ?. Biarkan waktu
yang akan mendampingi mu untuk merubahnya. Karna waktu yang dapat memahami mu
dimana kau harus berhenti dan dimana kau harus melangkah. Walaupun kalian harus
berpisah tapi itu bukan akhir dari segalanya, bukan dimana kalian harus menutup
diri kalian, tidak mengenal dunia luar (dalam
artian lingkungan sekitar hanya berdiam diri disuatu tempat misal : kamar
tidur).
Tapi
itu dimana lembar baru dibuka dengan orang orang yang baru dan dimana roda
kehidupan berputar dimana titik balik kalian dan tidak hanya berdiam tempat. Dan
menjadi pelajaran agar kedepannya
menjadi lebih baik dan tidak jatuh untuk kedua kalinya. Jika kalian pacaran
maka kalian akan ngerasa lebih di hadapan pacar kalian, lebih diperhatikan ada
yang ngingatin buat ini itu, tapi harus ada batasannya jangan malah jadi over
protektif kadang hal yang seperti itu yang memulai pertengkaran didalam suatu
hubungan , jadi motivasi kalian (misal : dalam hal belajar :v karna uda ngerasain
wkwkw dan terbukti kok :v ) jangan jadikan pacaran itu yang bersifat negatif
kan ketika kalian melakukan sesuatu pasti memiliki sisi negatif dan juga sisi
positif kalian hanya perlu mengambil sisi positifnya saja. Dan pacaran juga
bukan sebagai ajang panggil kata “sayang” aja tetapi dimana kalian dapat
meminta saran dan kritikan terhadap kalian yang bersifat membangun misal :
dalam hal pemilihan PTN atau hal hal lainnya, jadi bukan Cuma ajang sayang
sayangan, bisa juga kalian menceritakan keluh kesah kalian dan pasti nya
pasangan kalian akan memberikan tanggapan terhadap keluh kesah yang kalian
alami.
Sekian cerita
aldi kali ini, semoga berguna dalam kalian menjalani hubungan dengan pasangan
kalian
_Terima kasih
_
